10 November 2005 : SELINGKUH…TANDA TAK SETIA ???

Sejak dulu saya tidak mempunyai figur yang baik akan seorang pria. Dari kecil hingga besar saya selalu melihat bahwa pria itu pasti tidak setia. Entah itu saya dapatkan dari sinetron, film, novel (makanya batasi apa yg masuk ke otakmu..), bahkan dalam keluarga saya. Pria selalu selingkuh dimana-mana, mempunyai anak-istri diberbagai penjuru daerah…Hal ini sempat membuat saya tidak percaya terhadap pria..

 

Namun semuanya itu berubah sejak saya mengalami yang namanya hidup baru dan mengenal kebenaran Firman Tuhan. Otomatis, secara perlahan, pemikiran dan karakter saya pun ikut diubahkan. Lambat laun saya mulai dapat mempercayai seorang pria, bahwa tidak semua pria itu tidak setia.

 

Saya pun bertemu dengan Heryono, pacar saya saat ini. Semua karakter seorang pria yang benar dan baik saya temukan dalam diri dia; kesabaran, kesetiaan, kebaikan, dan pengorbanan. Semua karakter ini membuat saya tersadar bahwa “Memang tidak semua pria itu jelek.”

 

Namun, seminggu yang lalu saya dihadapkan sekali lagi dengan situasi yang mempertontonkan ketidak setiaan dari seorang pria kenalan saya. Saya jadi bertanya-tanya, apa benar semua pria itu tidak setia? Apakah kesetiaan pria hanya berlangsung selama pacaran (lalu setelah kawin dia berubah menjadi pria yang “liar”? Nobody knows tentang apa yang bakal terjadi kelak kan?..) atau apakah dia tetep setia bahkan sepanjang kehidupan perkawinannnya?

 

Well…Mungkin waktu yang dapat menjawab..

 

Pria, selalu mempunyai seribu satu alasan untuk berselingkuh. Kehidupan seks yang monoton bersama istri, hubungan yang tidak harmonis, merasa tidak diperhatikan oleh anaknya, memperoleh perhatian yang lebih dari perempuan lain, bahkan parahnya ada yg berselingkuh dengan alasan mencari variasi kehidupan seks…Gila ga???

 

Pertanyaannya, apakah seks itu bener-benar merupakan kebutuhan primer bagi seseorang yang sudah dewasa ? Apakah tanpa seks manusia tidak dapat hidup (lalu bagaimana dengan nasib romo, suster, atau paus?)

 

Kemudian, saya pun bertanya mengenai hal ini kepada salah seorang sahabat. Dia menjawab, “Elisa, masih banyak pria yang setia, asal pria itu telah dibenarkan. Jangan mempertaruhkan hubunganmu karena kamu melihat ketidak setiaan. Justru disaat-saat seperti itu, kamu harus melihat kemuliaanNya. Jangan menjudge bahwa semua pria itu sama”.

 

Kata-kata ini memberikan harapan buat saya. Kata-kata ini semakin menguatkan saya, bahwa manusia pada dasarnya bisa dipercaya.

 

Bagaimana dengan anda? Apakah Anda adalah orang yang setia?

 

Para pria, jangan suka menyakiti hati wanita yah…Selingkuh bukanlah tindakan untuk menyelesaikan masalah dalam hubunganmu dengan pasanganmu. Selingkuh adalah awal dari masalah yang baru. Kamu menyakiti orang lain, bahkan dirimu sendiri. Bersikaplah dewasa dalam  menyelesaikan semua masalah dengan pasanganmu. Bukannya malah lari kedalam perselingkuhan..

 

Para wanita, beri kesempatan pasanganmu untuk menunjukkan kesetiaan mereka. Jangan membalas perselingkuhan mereka dengan perselingkuhan lainnya. Sebab hati yang mengampuni lebih dari segalanya. Hati yang mengasihi adalah penyelesai segalanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s