Sosialita Wannabe ???

Pada tanggal 5 November 2010, saya melihat suatu program di MNC yang membahas mengenai sosialita. Di acara ini lah saya mengenal sosok Junita Liesar. Saya dibuat penasaran. Siapa sih Junita Liesar ini?
 
Saya mulai frustasi saat melihat koleksi Hermes-nya. Gila banget !!!
 
Mencapai 20 tas lebih… Semuanya authentic, bukan KW super… Belum lagi koleksi sepatunya, ada 175 pasang..Semuanya bermerk mulai dari Stuart W, Jimmy Choo, dan beberapa merk lainnya…
 
Beneran ngiler liat lemari dia…Saya juga mauuuu!!! Tas hermes and sepatu stuart w itu…MAUUU!!! Mulai besok banting tulang demi selusin tas hermes and sepatu Stuart W plus Jimmy Choo *_*
 
Selain terpesona oleh koleksinya, saya juga terpesona oleh personality-nya. Si Junita ini sosialita yg wise dan tidak nge-sok seperti sosialita lainnya… Masih di liputan yang sama, dia berkata  “Belum waktunya saya untuk membeli Hermes seharga 1,5 M, it’s too much”.
 
Gile kan? Secara kebanyakan sosialita suka begaya..Makanya saya cukup terkejut saat Junita dengan rendah hati berkata seperti itu.
 
Saat ini, banyak wanita berusaha keras menjadi sosialita. Mereka berusaha mengubah penampilan ala sosialita, yaitu rambut panjang kriting tergerai… Eyeliner yg tajam.. Kulit kinclong.. Hi-heels..plus tas HERMEESSS (entah Hermes asli atau KW Super) !!!
 
Sebenarnya yang membuat seseorang cantik, bukanlah seberapa mahalnya tas, aksesori, baju, serta sepatu yang dipakai,  ataupun seberapa cantiknya dirimu dengan menggunakan make up branded teranyar.
 
Saya pernah bertemu dengan seorang teman lama, sebut saja Mrs. X. Dia menikah dengan seorang pengusaha kaya di Jawa Timur. Tidak heran mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki semuanya bermerek. Mrs. X paling anti membeli barang KW, semuanya asli…
 
Saya terpesona pada pandangan pertama. Gila nih Mrs. X berbeda sekali sekarang. Namun kecantikan dan ke-keren-an dia tidak bertahan lama hingga kami mulai ngobrol. Mrs. X tidak mempunyai wawasan yang luas. Bayangin aja… IKEA aja dia tidak tau apa (oh gosh kemana aja loe?). Jadi aturan #1 sebagai sosialita sejati adalah upgrade wawasanmu. Hermes tidak ada artinya dengan wawasan yang luas.
 
Mrs.Y, teman saya yang lain. Dia sangat terobsesi dengan barang-barang bermerk. Orangnya rada sombong, setiap kali bertemu selalu berbicara mengenai koleksi tas Gucci terbarunya. Pernah suatu hari kami ke rumahnya, bukannya disuguhi makanan dan minuman, kami disuguhi dengan koleksi tas guccinya beserta dengan omongan yang nge-sok.
 
Oh well menurut saya, aturan #2 sosialita sejati adalah jangan sombong dan ngesok. Tanpa kamu kasi tau pun, kami bisa melihat barang branded secara otomatis. Dan sepertinya tidak ada sosialita sejati yang selalu menjelaskan tas merek apa yang dipakai dia saat ini.
 
Lain cerita dengan Ms. Z…Yes, miss, bukan mrs, so si Z ini masih kuliah. Tapi emang orang tua dia tajir banget. Jadi gaya hidup dia juga ala sosialita. Dandanannya pun keren. Selalu up to date, selalu menggunakan baju-baju terkini.
 
Tapi yang membuat kecewa adalah tutur katanya. Setiap kali update status di twitter maupun facebook selalu kata-kata ‘kebon binatang’ yang tertera.
 
So aturan #3 adalah jaga mulutmu. Sosialita sejati tidak pernah ngomong kasar. Tutur kata seharusnya sopan dan berpendidikan.
 
Singkatnya, bagi saya, kecantikan adalah holistik. Segala fashion dan make up yang keren harus ditunjang dengan attitude dan isi otak kita.
 

Rendah hati, tutur kata yang sopan, sikap mau menghargai orang, serta berwawasan luas adalah suatu keharusan. Resep penunjang kecantikan penting lainnya adalah –> rasa bersyukur dan percaya diri.

 

Vic
 Courtesy of www.retrochick.co.uk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s