8 Jan 12 : Reunion #1 : Jojoba !!!

Jika ditanya apa hal paling berharga selama saya di Jakarta? Maka jawaban saya adalah teman.

Selama saya di Jakarta, saya mempunyai beberapa teman dekat. Saya mempunyai beberapa kelompok teman diantaranya adalah Mak Fu dan Kitin (sudah saya ceritakan di blog sebelumnya), teman di kampus dan teman gereja. Dalam postingan kali ini saya akan membatasi bercerita mengenai teman kampus saya.

Wooo….Sepertinya ini bakalan menjadi postingan yang panjang dan menguras emosi..Secara saya mempunyai banyak kenangan indah dengan teman kampus saya ini🙂

Semasa kuliah, saya mempunyai 14 orang teman dekat di kampus. Saya dan ke-14 teman ini menamakan kelompok kami Jojoba. Mengapa? Alasannya simple, karena saat itu kami semua masih jomblo semua, makanya Jomblo-jomblo Bahagia dianggap sebagai nama yang paling pas😀

Saat itu Jojoba merupakan sekelompok anak muda yang naïf, idealis, dan bisa dibilang kekanak-kanakan. Jika mengingat masa lalu, kangen dengan masa-masa kejayaan Jojoba. Bukannya mau sombong, tapi kami tergolong ‘megang’ di UPH. Pasalnya anggota kelompok kami dikenal sebagai anak cerdas dan aktif di kampus.

Wendraso salah satunya. Sahabat laki-laki di Jojoba yang kerap dipanggil So ini termasuk anak tercerdas se-jurusan Komunikasi. Fyi, nilai IP dia selalu berada di kisaran 3.8-4…Dia pun lulus dengan predikat Cumlaude…So memang temen yang bikin bangga.

Walau dianugerahi dengan otak encer, So terbilang anak yang sangat rajin belajar. Walau begitu jangan membayangkan sosok kutu buku berkacamata tebal yang membosankan. Sebaliknya, So berkepribadian menarik dan penampilannya jangan ditanya lagi, mirip dengan aktor kawakan Korea, Bae Yong Jun :D….Ini dia So dengan Tessa…See…Ganteng kan?

So

Selain Wendraso juga ada Yatty, Meike, Christine, Rossy, Yuli, Linda, Albert, Ika, Ledy, Sherly, Cindy, Edison dan Tessa. Walau tidak segemilang So, teman-teman yang saya sebutkan namanya ini juga termasuk mahasiswa cerdas. Beberapa diantara mereka juga mendapatkan beasiswa dari kampus. Plus aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, yaitu Senat Mahasiswa, BEM, dan Kelompok Keagamaan.

Rata-rata dari kami juga berkepribadian menyenangkan. Walau tergabung dalam satu gang, kami tidak membatasi diri hanya berteman dengan satu gang. Dengan kepribadian kami yang sanguine, pergaulan kami terbilang cukup luas. Bukannya sombong….Kami dikenal oleh hampir semua orang.

Sepanjang ingatan saya, Jojoba selalu eksis di Kampus…Ingatan yang paling membekas adalah saat So, saya, Itin, dan Cindy ikut lomba karaoke di kampus….Alih-alih memilih sebuah lagu TOP 40, kami malah memilih lagu anak-anak dari Trio Kwek-kwek berjudul “Katanya”…LOL…Sepertinya urat malu kami dah putus 100 persen saat itu…LOL…

J20Jika mem-flashback kehidupan kami 10 tahun yang lalu, kami tidak mengira bahwa kehidupan kami saat ini sedikit bertolak belakang dengan keadaan dan idealisme saat itu.

Saya contohnya. Saya yang termasuk mahasiswi SUPER aktif dalam kegiatan mahasiswa dan mempunyai impian berkarir gilang gemilang, tidak mengira akan menikah dalam usia yang muda (23 tahun) dan telah mempunyai anak di usia 24 tahun. Jika mengingat impian saat remaja dulu, saya berkeinginan untuk menikah di usia 30 dan menargetkan bahwa sebelum saya menikah, saya telah berkarir mapan. Namun yang terjadi sekarang, saya tidak menjadi wanita karir, malahan menjadi fulltime housewife *_* But its okay…Menjadi ibu rumah tangga juga merupakan suatu pencapaian bagi saya🙂

Jika mengingat masa lalu, tidak akan ada yang mengira bahwa beberapa teman saya akan tinggal di luar negeri. So menetap di Cina serta Meike dan Tessa menetap di Amerika. Bahkan Tessa telah menikah dengan seorang warga Negara Amerika.

Jika mengingat masa lalu, tidak akan mengira jika 3 teman saya yang berbakat dalam dunia jurnalistik, yaitu Cindy, Albert dan Yatty malah akan menjalani hidup yang jauh dari dunia jurnalistik. Dulu saya membayangkan mereka akan menjadi kameraman handal. Ternyata Albert malah bekerja di Australia (saat ini dia pindah ke Cina) dan Yatty putar haluan menjadi wiraswasta. Sedangkan Cindy malah bekerja sebagai finance di perusahaan iparnya. Jauh banget kan dari dunia jurnalistik?

Jika mengingat masa lalu, tidak akan terbayang jika Linda akan kembali ke kampung halamannya, Semarang. Padahal dengan kecerdasannya saya membayangkan dia akan menjadi wanita karir sukses di Jakarta.

Jika mengingat masa lalu, tidak terbayang bahwa Rossy akan menjadi guru TK.

Begitu pula dengan jodoh, jika mengingat masa lalu, sepertinya tidak dapat membayangkan jika Yuli menikah di usia muda. Fyi, Yuli adalah anggota Jojoba pertama yang akhirnya memutuskan untuk menikah. Begitu pula dengan Ledy yang akhirnya mendapat jodoh orang Singapore. Padahal saat itu dia membina hubungan yang cukup lama dengan mantan pacarnya.

Sepertinya yang masih berjalan sesuai dengan impian saat kuliah hanyalah Itin, Edison, dan Ika…Itin dan Edison menjalani profesi yang tidak jauh dari dunia komunikasi, yaitu Itin bekerja sebagai PR sesuai dengan impiannya dulu dan Edison bekerja di sebuah perusahaan Advertising. Sedangkan Ika membantu pekerjaan orang tuanya. Memang saat kuliah, Ika sudah berkeinginan untuk membantu bisnis orang tuanya….

Wow…We cannot predict our future…

Satu hal yang pasti, saya sangat enjoy dan happy dengan masa lalu saya selama di kampus. Dan saya percaya, bahwa mempunyai teman seperti Jojoba brings me a luck and also good impact.

Dari mereka saya belajar kerja keras, persahabatan, dan spirit of excellence.

Andaikan saya bisa memutar kembali waktu. Saya pasti akan kembali ke 10 tahun lalu, yaitu saat kami semua baru masuk ke UPH….

I really miss my dear besties.

Dipikir-pikir sudah 5 tahun lamanya saya tidak bertemu dengan Jojoba. Rupa-rupanya komunikasi melalui BB dan FB tidak mampu mengobati rasa kangen saya kepada mereka.

Makanya saat saya berlibur ke Jakarta saya langsung menghubungi Yatty dan arrange meeting dengan para teman. Sayangnya kami tidak dapat berkumpul semuanya. Sebab seperti yang telah saya ceritakan di atas, ada beberapa anggota Jojoba yang tinggal di luar negeri.

Akhirnya tanggal 8 Januari 2012 disepakati akan menjadi hari pertemuan kami. Mengambil tempat di Sushi Tei Central Park, kami melakukan reuni kecil-kecilan. Saat itu yang hadir adalah pasutri Yatty-Ishak, Christine – Andri, Ika-Hartoyo. Yeap, kami semua dah berkeluarga sekarang. Sepertinya nama Jojoba sudah tidak relevan dengan kondisi kami saat ini….:D

Inilah foto-foto yang kami ambil hari itu..

Img_0404_copyImg_0373_copyImg_0377_copyImg_0414_copy

Secara keseluruhan reuni hari ini berjalan dengan baik. Setidaknya bisa menjadi ajang untuk mengobati kangen dengan mereka. Lucunya, walau sudah tidak remaja lagi, kelakukan kami tetap sama, tidak berubah jika dibandingkan dengan 10 tahun lalu. Kami tetap kekanak-kanakan, sanguine, dan blak-blakan…Wow, kami tidak berubah ya :D…

Saya akan memberi bukti berupa foto..Yang pertama foto kami saat kuliah dulu…

36129_10150214236020398_615045397_12973858_5556208_n36129_10150214236035398_615045397_12973860_2566057_nJ1J2J3J9J10J15J16Dan ini foto yang saya ambil pas reuni kemarin…
Img_0421_copyImg_0420_copyImg_0422_copy

Dari foto-foto diatas kami tidak berubah kan? Tetep centil dan banci kamera😀

Heheheheheehehe….

I was so happy meet my friend. Next time kudu bikin reuni lagi ya, tapi dengan personil lengkap, dimana semua Jojoba kudu datang, termasuk So, Meike, dan Tessa yang tinggal d luar negeri :D…

Ouch…If I could turn back time…

Jojoba…Saranghaeeeeee…..

2 thoughts on “8 Jan 12 : Reunion #1 : Jojoba !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s