12 Jun 12 : Pesta Sederhana ala Manggarai :D

Hari ini tanggal 12 Juni 12, kami berencana pergi ke pesta pernikahan salah satu pegawai kami, yaitu Alan. Turut ikut serta pula para sahabat saya, Agustin, Son dan Amelia…

Fyi, Alan ini adalah pegawai saya yang paling loyal. Makanya saya dan suami bela-belain ke acara pernikahan dia walaupun perjalanannya sendiri sangat menguras tenaga dan waktu. Mau tau mengapa?

Pesta ini diadakan di desa mempelai wanita, dimana desa tempat penyelenggaraan acara ini cukup jauh dari kota Labuan Bajo. Sekitar 3 jam perjalanan…Medannya sendiri gila dan dahsyat. Gila jeleknya (aspalnya) dan dashyat tikungannya. Bayangin aja di kanan kiri sepanjang perjalanan itu adalah jurang. Wotttttt….

Dari Labuan Bajo kami berangkat sekitar pukul 5 sore. Ditengah-tengah perjalanan, mobil kami sempat mengalami hambatan. Mobil kami tidak dapat melewati jalanan rusak berbatu-batu. Jika dilihat dari foto di bawah ini terlihat jelas kalo sepanjang jalan ini gelap bener. Yup…Listrik belum masuk ke desa ini.. Gelapnyaaaaaaa….

Img_3607_copy

Sekitar pukul 8 malam kami sampai ke desa Sononggowang (tempat pelaksanaan acara). Jujur nih ya…Ini pertama kalinya saya pergi ke sebuah desa yang terpencil seperti ini. Listrik belum masuk, begitu pula dengan sarana MCK-nya…Fuuihh….Belum tertata dengan apik😦

Ada cerita lucu saat saya dan Agustina, sahabat saya, ingin pergi pipis. Kami shock saat mengetahui bahwa kamar mandinya sangat gelaaaaappp, sangat sederrrhana, dan sangat terbuka….

Sangat gelap karena tidak ada lampu. Sangat sederhana karena hanya dibatasi oleh papan (tidak ada tembok/lantai berkeramik maupun pintu kokoh), serta tidak ada kakusnya (baca: pipis langsung di tanah). Sangat terbuka dimana terletak di halaman di sebelah kandang babi (mayoritas penduduknya beragama katolik, jadi sangat lazim ditemukan babi di sekitar halamamnn rumah penduduk).

Saat kami ingin mulai membuang air kecil…Tiba-tiba terdengar suara dengusan napas babi….Grooook..Grok…Saya dan agustina pun melompat saking kagetnya…LOL…Akhirnya ritual buang air kecil pun dituntaskan dengan terburu-buru….

Nah berbicara mengenai pestanya, ini adalah pesta paling sederhana yang pernah saya datangin. Ga ada yang namanya gedung mewah, dekorasi indah, ataupun makanan ala bintang lima…

Bener-bener sederhana…Hanya diadakan di lapangan terbuka dan ala kadarnya…

Img_3664_copyImg_3684_copyImg_3736_copy

Ini dia mempelai laki-laki dan wanita yang berbahagia bersama keluarga…Hohoooho…

Img_3620_copy

Nicole in action…

Img_3639_copy
Img_3624_copy

Me, hubby,and Amelia…

Img_3625_copy

Me, hubby, and Nicole…

Img_3729_copy

Amelia dan Ibu dari mempelai wanita…Saya pernah sekilas menceritakan tentang sifat Amel yang mudah bergaul di sini

Img_3787_copy

Acara yang paling ditunggu-tunggu…Makan-makannnnnn…

Img_3658_copyImg_3659_copyImg_3661_copyImg_3693_copy

Tuh kan tempat makannya sederhana…

Img_3660_copy

Para tante seksi konsumsi malam itu😀

Img_3704_copy

Oh well…Bagi kita orang kota, sebuah pesta pernikahan itu sangatlah penting. Oleh karena itu banyak orang menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk pesta pernikahan yang mewah dan gegap gempita…

Namun, banyak diantara kita seringkali lupa, bahwa yang terpenting adalah kehidupan pernikahan dan bukan pesta pernikahannya…

Dari pesta Alan ini say diingatkan, bahwa sebuah pesta pernikahan yang mewah tidak menjamin kebahagiaan pernikahaan. Thanks for inviting us, Alan….God bless your marriage..

Img_3785_copy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s