14 Sep 12 : Kunjungan I ke dokter…

Ini adalah kunjungan pertama saya ke dokter kandungan selama kehamilan ketiga ini. Deg-degan rasanya…Penasaran dengan kondisi si jabang bayi. Sehat ga ya?

Sebelum melanjutkan cerita ini, perkenalkan terlebih dahulu dokter kandungan saya, yaitu Dr. Didi. Seorang dokter muda namun pintar yang berpraktek di RS. Husada Utama Surabaya…Saya akan menjelaskan alasan kenapa saya memilih beliau di blog selanjutnya…

Pada kunjungan pertama ini ada beberapa hal yang dilakukan oleh Dr. Didi, yaitu :

1.      Cek tekanan darah

2.      Mengukur berat badan

3.      Memeriksa kehamilan dengan USG

Pada kunjungan ini saya telah menyiapkan sederetan pertanyaan penting :

1.      Bagaimana keadaan bayi saya?

2.   Bagaimana dengan kolesterol yang saya derita? Apakah saya perlu cek kolsterol di Lab terpercaya terdekat?

3.      Apakah saya perlu tes TORCH?

4.      Bagaimana efek mie ayam dan bakso kepada bayi saya ? (sepertinya ini pertanyaan terakhir dan tertolol, tapi terpenting bagi saya :D)

Puji Tuhan kondisi bayi saya sehat…Senang rasanya…Menurut Dr. Didi si baby sudah terbentuk dengan sempurna…Pada kunjungan kali ini beliau juga menebak usia kehamilan dengan USG. Yah secara saya lupa menulis tanggal mens terakhir, maka si dokter harus menebak dengan alat USG…LOL…Dan usia kehamilan saya adalah….14 minggu 5 hari…

Img02494-20120915-1624Berikut adalah informasi yang saya dapatkan pada kunjungan ini :

– Panjang bayi : 7.95 cm

– Usia kehamilan : 14W 5D

– Estimasi lahir : 10 Maret 2013

Berbicara mengenai estimasi lahir ada suatu fenomena lucu di keluarga suami. Entah kenapa semua cucu mertua saya selalu lahir di sekitaran bulan Maret – April. Saat mama mertua mengetahui estimasi kelahiran si baby, beliau menjawab, “Ya ampun, kenapa semua cucu saya lahir di bulan April-Maret..” Hehhehee…Saya juga tidak tahu mengapa, wong jadwal bikinnya ga saling kasi tau dengan ipar yang lain😀

Lalu Dr. Didi mulai menebak jenis kelamin bayi saya. Maklum, saya pernah pengen memprogram bayi laki-laki dengan beliau. Makanya Dr. Didi juga ikutan penasaran dengan jenis kelamin anak saya.

Dr. Didi bertanya, “Ibu mau tau jenis kelamin bayinya?”. Saya menjawab, “Dok, yang terpenting adalah anak saya sehat. Laki-laki dan perempuan sama aja dok. Apalagi saya parno ama mie ayam dan bakso (agaaaiinnnn..that delicious food…)”.

Ini beneran jawaban terjujur dari hati saya. Ga munafik saya memang pengen bayi laki-laki. Tapi sepertinya saat ini bukan moment tepat untuk meminta-minta jenis kelamin laki-laki kepada Tuhan.

Bagi saya yang terpenting adalah bayi yang sehat. Apalagi saya tinggal di Labuan Bajo yang serba tidak pasti. Tidak ada dokter, sedikit makanan yang sehat, dsb….

Dr.Didi menambahkan, “Sepertinya ini baby boy, ibu…” Dengan singkat saya menjawab, “AMIN…Dan kalau perlu yang sehat, doc !!!”

Kemudian topik berganti seputar kolesterol dan TORCH. Menurut beliau saya tidak perlu melakukan tes keduanya. Soalnya koletserol pada ibu hamil memang naik. Sedangkan untuk TORCH ga perlu sebab si baby sudah terbentuk sempurna..

Nah, Dr. Didi juga menenangkan hati saya…Beliau berkata, ga perlu takut bu makan mie ayam dan bakso…Malah bayinya seneng…LOL….Semoga bener ya omongan Dr. Didi ini. Semoga mie ayam dan bakso tidak menyakiti anak saya, malah bikin dia senang…LOL…

Oya, sepanjang pemeriksaan kehamilan ini Nicole excited banget…Dia menyimak dengan serius saat adeknya di USG…

Yes, we are proud mommy and sissy…

One thought on “14 Sep 12 : Kunjungan I ke dokter…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s