8 Oct 12 : Addicted to massage and Pregnancy Massage…

Dari dulu saya sudah tergila-gila dengan massage.. Kecintaan saya akan massage terjalin karena kebiasaan dan kebudayaan. Saya lahir dan dibesarkan di Jawa, dimana pijit merupakan kebiasaan yang diagung-agungkan.

Seperti kebanyakan orang Jawa pada umumnya, nenek saya beranggapan bahwa pijit adalah segalanya. Misal, di saat saya tidak bisa tidur, rewel, ataupun demam, nenek saya langsung bilang, “Ayo bawa pijit, pasti ada yang salah urat..”

Dari Nenek lah saya mengenal pijit. Perkenalan ini lalu berubah menjadi cinta dan kebiasaan…

Saking biasanya, saya rutin pijit seminggu sekali. Justru saya merasa ga bisa tidur nyenyak jika rutinitas ini terlewatkan…Rasanya badan ini beraaaaattt buangeeet…

Mama berbeda dengan nenek. Mama paling ga suka kalo saya keseringan pijit. Mama berteori kalo keseringan pijit malah ga bagus, urat bisa kendor katanya (ini teori mama loh ya..)…Makanya mama selalu mengomel jika saya mulai pijit seminggu sekali. Baginya, pijit cukup sebulan sekali😀

Omelan mama ini saya anggap angin lalu…Sensasi setelah di massage bikin saya ga peduli dengan larangan beliau. For me, massage  adalah hal yang paling indah dan nikmat. Saya sering berseloroh, saya seperti hidup kembali setelah di massage. Rasanya badan enteng, tidur nyenyak, pegel-pegel hilang😀 Pokoknya sempurna deh…

Setiap kali pulang ke Pasuruan, saya selalu menghubungi tukang pijit langganan, namanya Ibu Hisam. Beliau merupakan penyandang tuna netra. Tapi Tuhan itu asli adil dan baik banget. Seseorang tuna netra seperti Ibu Hisam dianugerahi talenta memijit yang luar biasa.

Teknik memijit dia aduhai banget…Begitu juga kepribadiannya..Mantap tenan…Dia tidak pernah hitung-hitungan durasi memijat dengan saya…Saking kenalnya beliau dengan saya, dia memijit saya hampir sampai 2 jam setiap kali sesi…PUAS….

Saat pindah ke Labuan Bajo saya sempat kesulitan mendapat tukang pijit yang bagus. Melalui beberapa trial and error akhirnya saya mempunyai 3 tempat pijit langganan, yaitu Frangipani, Flores Spa, dan Bu Sum.

Kalo Frangipani dan Flores Spa merupakan tempat khusus pijit yang dikelola secara profesional. Bedanya, para therapist Frangipani merupakan penyandang cacat, sedangkan di Flores Spa orang normal. Kalau Bu Sum merupakan wanita tua biasa yang datang ke rumah – rumah untuk memijit pelanggannya.

Berbicara mengenai skill, ketiganya belum ada yang bisa mengalahkan Ibu Hisam. For me Ibu Hisam is the best😀

Namun apa daya…Secara Ibu Hisam jauh di Jawa sana, saya harus berpuas diri dengan ketiganya. Lalu mana yang paling saya sukai ? Sebelum hamil saya paling suka pijit di Frangipani dan Bu Sum. Treatment yang paling saya suka adalah hot stone massage di Frangipani. Sedangkan saya suka dengan Bu Sum karena pijitannya hardcore 😀 alias tekanannya mantab dan bertenaga..

Saat hamil ketiga ini, saya mengalami perubahan kebiasaan. Kecintaan saya akan pijit makin menjadi…Pasalnya saat hamil ini badan saya jadi sering capek. Apalagi bagian punggung dan kaki…Linu banget…Sepertinya badan saya berattttt banget…Mungkin bisa jadi gara-gara saya kegendutan kali  ya😀

Tidak hanya kebiasaan yang berubah, tempat pijit langganan saya pun juga beralih ke Flores Spa. Fyi, Flores Spa mempunyai paket khusus bumil, yaitu pregnancy massage. Sebenarnya Frangipani juga mempunyai paket khusus bumil. Namun entah kenapa saya tetep lebih suka dengan Flores Spa….

Saya suka dengan teknik memijat Flores Spa, dimana ada stretching untuk bagian kaki. Setelah dipijit kaki saya benar-benar entenggg…Sejak saya pijit di Flores Spa, pegel linu jadi berkurang dan kram kaki yang sering saya alami juga mulai berkurang….

Saking capeknya membawa berat badan sendiri, ritual pijit saya pun berubah menjadi dua kali dalam seminggu di Flores Spa…Gila kan?

Sampai terpikir apa saya ga overdosis pijit ya? Dan sempat terpikir juga, apa bumil bole keseringan pijit begini?

Saya pun bertanya kepada rekan-rekan forum AFB. Mereka berpendapat pijit ga papa…Asal ada bagian tertentu yang tidak boleh dipijit, yaitu di bagian pinggang dan kaki.

Jawaban mereka ini bikin saya shock. Pasalnya di Flores Spa therapisnya juga memijit bagian pinggang dan kaki. Sebenarnya Ibu Hisam dan tukang pijit Jawa juga mempunyai kepercayaan yang sama, yaitu dilarang pijit di bagian pinggang.

Dangg !! Langsung parno dah..Saya takut bayi saya kenapa-napa…

Lalu saya bertanya via sms kepada owner Flores Spa…Beliau mengatakan teknik massage di dunia ini ada ratusan. Jadi akan banyak teori dan cara pemijitan yang berbeda…Tidak bisa mematok teknik yang sama persis antara orang yang satu dengan yang lain.

Pastinya mereka menjamin bahwa teknik massage yang digunakan di Flores Spa aman bagi bumil. Walaupun pemijatan dilakukan di bagian kaki dan pinggang, mereka memastikan tidak akan berbahaya bagi janin…

Oh well…Saya berdoa agar apa yang dikatakan si owner bener ya…

Mmmm…I really really addicted to massage…Pijit selama kehamilan memang mempunyai banyak kegunaan untuk ibu hamil….

Jika mommies pengen pijit, pastikan Anda pijit di tempat yang benar-benar mengeti tentang teknik memijit bagi bumil…Dan pastikan kehamilan Anda bebas dari komplikasi atau gangguan apapun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s