16 Nov 12 : Time to check baby O…

Begitu mendarat di Surabaya saya langsung meluncur ke RS Husada Utama. Hari ini waktunya saya check si Baby O…Buat yang bingung siapa sih baby O, baby O tidak lain dan tidak bukan adalah si jabang bayi😀. O merupakan inisial nama my beloved baby :D…Yeap akhirnya saya dan suami sudah sepakat memberikan nama untuk si baby..

PS : kali ini saya kasi bocoran inisialnya aja ya…Namanya akan dilaunching asap setelah O lahir😀

Dalam kunjungan kali ini saya ingin memastikan bahwa si baby O baik-baik saja. Ketakutan saya, penerbangan kali ini memberikan efek negative untuk si Baby O. Seperti kita ketahui rumor mengatakan bahwa bumil perlu berhati-hati saat melakukan penerbangan. Takutnya si baby kenapa-kenapa, konon katanya si baby bisa gugur lah, and the bla and the bla… Tapi kan namanya juga rumor, belum dapat dipastikan kebenarannya, makanya untuk lebih amannya saya mau memastikan secara ilmiah saja…

Sebenarnya pada kunjungan terakhir, Dr. Didi merekomendasikan sebuah obat penguat janin yang harus saya konsumsi sebelum terbang dengan menggunakan pesawat. Tapi secara saya suka malas and pelupa, saya tidak mengkonsumsi obat penguat pada penerbangan kali ini…

Terlepas dari ke-parno-an yang membabi buta, saya juga penasaran gimana ya kondisi si jabang bayi? Maklum, kunjungan saya yang terakhir sekitar 2 bulan lalu…Kangen plus penasaran dengan perkembangan dia sekarang…

Itulah mengapa tanpa berlama-lama lagi, dari Bandara Juanda saya segera meluncur ke Dr. Didi untuk memeriksakan si O…

Dalam kunjungan kali ini tidak lupa saya juga menanyakan tentang ambeien saya ke beliau. Apa dengan adanya ambeien saya masih bisa melahirkan normal? Nah ternyata jawaban Dr. Didi sangat melegakan hati…Menurut beliau, saya masih bisa melahirkan secara normal…YIPPPIEEEEE….

Kemudian topik berganti seputar tes darah.

Astrid, sahabat saya, menjalani berbagai macam tes darah yang dianjurkan oleh dokter kandungannya, Dr. Chandra. Fyi, cek darah yang dilakukan oleh Astrid banyak banget dan menyita duit sekitar 2 jeti..Wow banget kan?

Saya pun bertanya kepada Dr. Didi, mengapa kok beliau tidak menyuruh saya melakukan serangkaian tes darah dan TORCH seperti Dr. Chandra? Dengan gayanya yang santai, Dr. Didi menjelaskan bahwa riwayat pada kehamilan I, hasil USG, dan gaya hidup saya tidak mengindikasikan bahwa saya memerlukan tes darah itu.

Memang sih saya tidak hobby memelihara binatang. Selain itu hasil USG menunjukkan bahwa organ tubuh si baby sudah terbentuk sempurna…Oh well, kayaknya sih ga salah pilih dokter nih…Ini menunjukkan bahwa Dr. Didi ga komersil dan memang dia harus mempunyai dasar yang kuat sebelum menyuruh pasiennya untuk melakukan serangkaian tes ini dan itu.

Lebih lanjut beliau menjawab, “Yah kalau Ibu mau menenangkan hati, ya silahkan periksa darah. Dan menurut saya yang penting-penting saja yang dicheck, misal : diabet, dsb”… Rupa-rupanya, Dr. Didi sudah mencium gelagat ke-parno-an saya…Dokter yang satu ini dah tau kalo pasiennya parno tingkat dewa…

Gimana ga parno coba…Saya tinggal di Flores, dimana saya jarang melakukan tes dan check up baby O…Wajar donk jika saya ingin memastikan bahwa O baik-baik saja dan mengusahakan yang terbaik untuk dia…Makanya saya langsung OKE saat disuruh tes darah ke Lab. Yah, istilahnya untuk menenangkan hati lah…Tidak lupa saya juga meminta surat pengantar USG 4D…

Oya, seperti biasa, selama pemeriksaan ini si Nicole exciting banget melihat perkembangan adeknya di monitor USG…Dan seperti biasa, Nic juga ikutan tidur di ranjang bersama saya (yeap ranjang yang ditidurin oleh pasien..wkwkwkwk..)…LOL…Sepanjang pemeriksaan dia selalu bertanya kepada Dr. Didi, “Dok, itu apanya? Perutnya ya? Bla bla bla”…Cerewet banget dah…:D

Dan ternyata Nic masih terobsesi punya adek kembar atau adek perempuan…Saat Dr. Didi menegaskan bahwa si baby hanya satu janin, Nic menjawab dengan kekeh sumekeh, “Ga dok, adek saya ada dua…Yang satunya lagi sembunyi di belakang adek yang ini..”…LOL…Kreatif juga ya jawaban dia😀

Berbicara mengenai jenis kelamin, Nicole memang lebih memilih jika si adek berjenis kelamin perempun…Mungkin Nic pengen punya adek yang bisa bermain boneka dengannya. Namun sayang, hasil pemeriksaan kali ini tetap menunjukkan bahwa baby O berjenis kelamin laki-laki…Saya pribadi sih ga terlalu meributkan jenis kelamin. Yang penting si baby sehat walafiat…

Btw, Nic mengambil kedua foto di bawah ini… Oh well…Kayaknya berbakat juga ya dia sebagai fotografer😀

Img_1770_copyImg_1779_copy

Jika dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya, kunjungan kali ini tergolong singkat. Pasalnya saya buru-buru menuju ke acara berikutnya, yaitu melihat Disney Live Show…Acara yang ditunggu-tunggu oleh Nicole…

Sebagai Sebagaio penutup. dsaSebagai penutup, saya akan share kabar baik berikutnya….Setelah melakukan pemeriksaan melalui USG Dr. Didi menyatakan bahwa si Baby O sehat walafiat…Senangnya..Thanks a lot Lord Jesus for taking care of Baby O…Love u full😀 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s