20 Nov 12 : Miracle Aesthetic Clinic Malang

5 hari menuju perkawinan Yolanda….

Itu artinya saya harus segera melakukan perawatan wajah untuk menyempurnakan penampilan di hari itu :D….Dipikir-pikir saya nih kecentilan ya, padahal bukan saya yang menikah, tapi kok saya masih sempet-sempetin untuk melakukan perawatan.

Silahkan cap saya centil…LOL…Prinsip saya mah kesempurnaan sebuah make up ditentukan oleh kondisi kulit yang prima. Jadi make up bukanlah penutup kekurangan, melainkan make up adalah penyempurna kelebihan. Kan banyak tuh orang-orang yang justru menutupi wajah mereka yang ga sempurna dengan fondation. Justru salah atuh neng..Mending dibenerin dulu tuh wajah dengan skin care yang tepat…

Atas dasar prinsip inilah saya selalu menyempatkan diri untuk facial bagi acara-acara yang besar, misalnya pesta pernikahan saya dulu, pesta nikah saudara, dan acara-acara penting lainnya. Biar make up saya makin oke dan cetar membahana😀

Selain facial, saya juga akan melakukan waxing..Maklum bulu-bulu dah bertebaran dimana-mana…LOL…Berbeda dengan biasanya, kali ini saya memutuskan untuk melakukan kedua perawatan ini di Miracle yang berlokasi di Malang. Biasanya kan saya lebih sering melakukan perawatan di Surabaya, namun kali ini saya melakukannya di Malang. Sekalian mumpung ada urusan yang harus diselesaikan di kota ini.

Sebelum melakukan facial dan waxing, saya memastikan dengan pihak Miracle bahwa facial dan waxing ini aman untuk ibu hamil. Yeap saya selalu bertanya keamanan terhadap baby saya, secara saya termasuk dalam kategori manusia dengan noid tingkat tinggi😀  Ga mau donk si jabang bayi kenapa-napa gara-gara mommy-nya kecentilan…😀

Sebenarnya saya ingin menuliskan review mengenai service di tempat ini. Tapi sayangnya saya mengalami kejadian ga mengenakkan hari ini. Sebelum menceritakan lebih jauh tentang kejadian yang menyebalkan ini, saya ingin menjelaskan bahwa postingan kali ini ada hubungannya dengan blog saya sebelumnya. Yang belum baca monggo baca di sini

Jadi ceritanya seperti biasa saya mengambil foto-foto proses facial di Miracle. Ini merupakan hal yang biasa saya lakukan selama facial dimanapun. Tujuan saya apalagi kalo bukan untuk kepentingan review.

Saat di kamar facial, saya sudah memberitahu therapisnya bahwa ini untuk kepentingan blog pribadi saya. Lalu setelah melakukan facial, saya menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran. Selagi menunggu, saya mulai mengambil foto interior di dalam klinik Miracle ini.

Ga lama kemudian, datanglah manager Miracle, yang kemudian saya ketahui bernama Ibu Indira, menghampiri saya. Beliau memulai percakapan dimana intinya dia keberatan jika saya mengambil gambar. Fyi, dia tidak bertanya apa kepentingan saya mengambil gambar di sana. 

Lalu saya pun menyerahkan kamera saya (baca : saya juga malas menjelaskan bahwa ini untuk kepentingan penulisan blog pribadi saya). Saya berkata, “Oke kalau ga bole silahkan dihapus”.

Lalu beliau mulai menghapus foto di kamera saya. Note : hingga detik ini dia masih belum bertanya apa keperluan saya mengambil foto.

Saya pun meminta kertas kepada kasir. Saya menuliskan alamat blog saya ini (www.juicymomdiary.wordpress.com). Saya berkata, “Ibu, tolong baca blog saya ini..” Awalnya Ibu Manager ini agak bingung dengan permintaan saya. Lalu dia bertanya, “Ini apaan?” Saya jawab saja, “Udah ibu baca aja..” Mungkin dia merasa ga enak, akhirnya dia balikin kamera dan saya langsung pergi meninggalkan Miracle.

Sebel dan kesel banget rasanya !!!

Mestinya sebagai seseorang yang berkapasitas sebagai manager dia bertanya terlebih dahulu kepada saya, apa alasan saya mengambil gambar. Tapi yang terjadi, beliau tidak bertanya apapun kepada saya. Malah dengan cepat dia menyimpulkan bahwa saya competitor atau apapun itu yang mau mencuri ide dan konsep Miracle. 

Memang beliau tidak secara langsung menuduh saya sebagai pencuri ide. Tapi perilaku beliau yang langsung menghapus begitu saja isi foto di kamera saya menunjukkan hal ini. Yah kan perilaku berbicara lebih keras daripada kata-kata bukan?

Selama di mobil saya pun mulai merenungkan dan juga instropeksi diri akan kejadian ini. 

Mungkin selama ini pemikiran saya salah. Seperti yang sudah saya paparkan di blog sebelumnya, saya selalu berpikir di saat saya telah membayar maka saya mempunyai hak untuk mengambil foto. Tapi yang terjadi, banyak orang yang takut jika competitor mencuri ide mereka. Dan dalam hal ini jelas saya diduga sebagai competitor yang akan mencuri ide mereka. Faktanya, I’m blogger, not their competitor.

Saya pun mulai berpikir, mungkin untuk next-nya saya juga perlu meminta ijin kepada pihak klinik/salon/butik jika akan mengambil gambar di tempat mereka. Oke, saya akan perbaiki diri. 

Di tengah-tengah perjalanan, saya tiba-tiba mendapat sms dari ibu Indira. Silahkan baca sendiri pada foto dibawah ini.

Img_2113_copy

Setelah baca sms ini langsung saya berkata dalam hati, “Makanya bu, lain kali jangan berprasangka buruk kepada orang lain. Tanya dulu apa maksud dan tujuannya dulu”…

Ya sutra lah ga perlu dibahas lagi…Saya terima permintaan maafnya walaupun saya sedikit merasa dipermalukan.  

Dalam blog saya kali ini saya juga ingin megucapkan permintaan maaf kepada Ibu Indira. Next time saya akan memperkenalkan diri sebagai blogger dan akan meminta ijin kepada Anda setiap kali mau mengambil foto.  

Semoga blog kali ini dapat berguna untuk rekan-rekan blogger. Ga semua orang bisa mengerti apa sih yang dilakukan oleh blogger. Padahal sebenernya blogger bisa memberi dampak positif bagi mereka. Saya juga berharap agar pihak penyedia layanan juga bisa memahami ini.

Sebagai penutup saya ingin member review singkat akan klinik Miracle Malang…

1.      Didukung dengan interiornya yang bagus, klinik ini sangat nyaman dan homey 

Img_1970_copyImg_1968_copy
Img_1966_copy

2.      Therapisnya berpengalaman dan menguasai produk dengan baik

3.      Walaupun merupakan cabang, tapi Miracle Malang memiliki pelayanan dan skill yang ga jauh beda dengan kantor pusat.

4.      Untuk waxingnya cukup oke, tapi kekurangannya harganya agak mahal

Walaupun mengalami kejadian ga mengenakkan dengan Ibu Manager, tapi impresi saya akan klinik ini sangat baik. Terlepas dari perlakukan mereka, saya sangat puas dengan pelayanan dari para therapisnya. Dan seperti biasa, facial di Miracle selalu memberikan hasil instant kepada kulit saya, kulit yang lebih sehat dan cerah….

2 thoughts on “20 Nov 12 : Miracle Aesthetic Clinic Malang

  1. halo kaak..terimakasih ya udah mengulas tentang miracle..
    nah..tadi q barusan ikut ibu ke miracle..buat yg pertama kali sih..itupun juga q yg nyaranin (aku dnger dari orang”..hehe)
    Oiya..masalah ibuk q kan flek” gt d pipi..td disaranin peeling sma laser..setelah tu d kasih produknya bwt d bwa plang…ya lumayan mahal sih..tapi q udh myakinkan ibuk bhwa miracle bagus..bener kn kak?
    Dan yang q mau tanyain..stelah di laser..flek akan klihatan mmudar kpn ya kak?
    Dan apakah produk” dr sana aman smua?..
    Mohon di jwab ya kak..dan terimakasih sebelumnya..

    • Hai salwaika,
      Menurut saya, miracle emang bagus..
      Tapi saya ga pernah laser di sana. Saya hanya sebatas pemakai obatnya, peeling dan facial saja.
      Untuk masalah keamanan produk, so far saya ga pernah mengalami hal-hal aneh sih memakai produk miracle…
      Semoga membantu ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s