28 Mei 13 : Kasih sayang seorang nenek…

Teori saya, kasih sayang seorang nenek lebih besar kepada cucunya jika dibandingkan kepada anaknya sendiri. Teori ini merupakan hasil pengalaman pribadi saya.

Saya dibesarkan di dalam suatu keluarga di mana cara mendisiplinkan anak adalah dengan pukulan. Yah tipe orang lama lah, dimana disiplin identik dengan ‘pukulan’ atau ‘kekerasan’. Tapi sekarang jaman sudah berubah, kata para ahli, memukul dilarang, sebaliknya orang tua perlu mendidik anak dengan cara komunikasi.

Diantara para mommy pasti pernah donk berada dalam suatu kondisi capek, PMS, hectic… lalu si anak tiba-tiba melakukan kenakalan…. Diajak berkomunikasi baik-baik masih badung…. Saya jamin pada saat itu, batas kesabaran para ibu pasti diuji habis-habisan. Pada kasus saya, selalu ujung-ujungnya berakhir dengan memukul Nicole.

Catatan : memukul ini dalam batas dengan tangan dan itupun bukan dengan kekuatan full ya. Jadi jangan dibayangkan setelah saya pukul, kemudian Nicole berdarah-darah dan harus diopname di rumah sakit…No..No…Bukan seperti itu ya ibu-ibušŸ˜€

Nah, saat saya mau memukul Nicole, pasti Mama dan Nenek saya langsung membela Nicole habis-habisan. Padahal nih ya, saya ingat dengan sangat jelas bahwa saat saya masih kecil dulu, Mama juga mendisiplinkan saya dengan pukulan.

Berbalik 180 derajat dengan saat membesarkan saya dulu, sekarang mama dan nenek saya lebih memanjakan Nicole dan Olsen. Di saat emosi saya sudah memuncak sampe ke ubun-ubun saat menghadapi kenakalan Nicole, pasti mama dan nenek maju sebagai tameng untuk menyelamatkan cucu tersayangnya ini. Sigh…

Andai mereka berdua juga memperlakukan saya seperti itu dulu ya…LOL…

So sepertinya benar, di saat sorang anak mulai berakting nakal ataupun tantrum seperti monster. Mereka tetap terlihat seperti malaikat di mata para nenekšŸ˜€

Here is Olsen (3mos) with her great grand ma. Walaupun tingkat kenakalan Olsen belum seperti Nicole yang tukang pemberontak dan pendebat tingkat tinggi, namun saat ini Baby O cukup membuat saya pusing. Bayangin aja… Setiap malam dia rewelnya ampun-ampun…. Duh Tuhan, beri saya kekuatan lebih ya…Saya kan bukan dewa yang selalu tampil prima setiap saat. Saya merindukan saat-saat dimana saya bisa tidur dan bangun seenak jidat saya… Sighhhh….


IMG_8283j

IMG_8285jIMG_8284j

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s